Loading...

PUSO INDONESIA

PUSO® Indonesia merupakan produk dari PT Margacipta Wirasentosa terdiri dari produk Selang PVC, Pintu PVC, Seng Gelombang, Talang Kotak, serta Tali Tambang PE dan PP.

Kapan Harus Ganti Selang Air? Cek Tanda Selang Sudah Tidak Layak Pakai

Margacipta 13 January, 2026

Selang air adalah salah satu perlengkapan rumah tangga dan proyek yang paling sering digunakan setiap hari.

Baik untuk menyiram tanaman, mencuci kendaraan, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya, selang air memiliki peran penting dalam aktivitas harian.

Meski terlihat sederhana, selang air yang sudah menua atau rusak dapat mengganggu aktivitas, menyebabkan pemborosan air, bahkan berpotensi membahayakan peralatan seperti pompa air.

Banyak pengguna tidak menyadari kapan selang seharusnya diganti. Berikut adalah tanda-tanda selang air  rusak dan sudah tidak layak pakai, serta kapan waktu yang tepat untuk melakukan penggantian.

1. Selang Mulai Getas atau Retak-Retak

Tanda paling umum bahwa selang air perlu diganti adalah munculnya retakan kecil di permukaannya.

Retakan biasanya disebabkan oleh paparan sinar matahari, panas ekstrem, atau penyimpanan yang tidak tepat. Selang yang getas akan lebih mudah pecah saat digunakan, terutama ketika tekanan air tinggi.

Jika Anda melihat permukaan selang mulai mengelupas atau retak, itu tanda jelas untuk mengganti dengan selang baru.

Baca juga: Selang PVC Tahan Panas atau Tidak? Ini Penjelasannya!

2. Ada Kebocoran di Beberapa Titik

Kebocoran pada selang air sering dianggap sepele, tetapi seiring waktu dapat menyebabkan pemborosan air yang cukup besar. Kebocoran biasanya terjadi karena usia selang, gesekan, atau tertekuk terlalu sering.

Jika kebocoran terjadi lebih dari satu titik, atau tambalan tidak lagi efektif, selang sudah tidak layak pakai.

3. Selang Mudah Tersumbat atau Menggelembung

Selang yang bagian dalamnya sudah rusak bisa terasa menggelembung ketika dialiri air.

Ini terjadi karena tekanan air menekan bagian dalam selang yang sudah menipis. Kondisi ini sangat berbahaya karena selang bisa pecah sewaktu-waktu.

Selain itu, selang yang bagian dalamnya sudah rusak juga rentan tersumbat oleh endapan atau kotoran, yang membuat aliran air tidak lancar.

4. Warna Selang Memudar dan Struktur Mengalami Penurunan

Selang air PVC yang berkualitas biasanya memiliki warna yang stabil.

Ketika warna mulai sangat memudar, itu menandakan material selang telah terpapar cuaca ekstrem terlalu lama dan kekuatannya menurun.

Selang yang sudah "lembek" atau kehilangan bentuk awalnya juga merupakan tanda bahwa material plastiknya sudah melemah.

Baca juga: Rahasia Selang Awet untuk Rumah Tangga, Hemat & Praktis

5. Sambungan Selang Sudah Tidak Bisa Dikencangkan

Jika bagian ujung selang sudah aus sehingga tidak bisa dipasangkan ke keran atau konektor dengan baik, maka selang tidak akan bisa digunakan secara optimal.

Sambungan yang aus meningkatkan risiko kebocoran dan lepas saat digunakan.

6. Sudah Lebih dari 2–3 Tahun Penggunaan Intensif

Jika selang digunakan setiap hari dan terpapar panas atau hujan, usia pakainya biasanya hanya sekitar 2-3 tahun, tergantung kualitas materialnya. Meskipun masih terlihat baik, material dalam selang dapat menua dan kekuatannya menurun.

Mengganti selang secara berkala dapat membantu mencegah kerusakan mendadak yang justru lebih merepotkan.

Kesimpulan: Jangan Tunggu Hingga Selang Rusak Total

Selang air yang rusak tidak hanya menghambat aktivitas, tetapi juga dapat menimbulkan pemborosan dan risiko pecah saat tekanan tinggi.

Dengan mengenali tanda-tanda di atas, Anda dapat menentukan kapan selang perlu diganti sebelum menimbulkan masalah.

Untuk penggunaan rumah tangga maupun proyek, pastikan memilih selang yang berkualitas, tahan cuaca, dan dirancang untuk penggunaan jangka panjang.

Comment


Another News

Tips Memilih Tali Tambang yang Kuat

Margacipta News

Tips Memilih Tali Tambang yang Kuat

11 June, 2025

Baca Selengkapnya
Panduan Memilih Selang PVC yang Tepat untuk Proyek Konstruksi

Margacipta News

Panduan Memilih Selang PVC yang Tepat untuk Proyek Konstruksi

25 February, 2025

Baca Selengkapnya